Tren Busana Muslim Wanita vs Pria

Tren busana muslim di Indonesia terus mengalami perkembangan, gaya yang beragam dan motif yang berbeda-beda menjadi penarik bagi para wanita dan pria dalam menentukan gaya apa yang cocok dengan style mereka.
Ditahun 2019 tren busana muslim wanita mulai kembali mendominasi, apalagi tinggal menghitung hari akan memasuki bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri. Tapi dibandingkan dengan busana muslim wanita, tren busana pria tidak mengalami banyak perubahan.

Sebenarnya hal apa saja yang menjadi pembeda antara tren busana muslim wanita dan pria? Simak ulasan dibawah ini:
1. Tren busana baru dalam kurun waktu tertentu
Setiap tahun bahkan setiap bulan busana muslim wanita akan mengalami beberapa tren atau model, sedangkan busana pria cenderung stagnan dengan tren yang sama selama beberapa tahun. Contohnya ditahun 2018 tren gamis dan akan berbeda ditahun 2019 dengan tren tunik, seddangkan busana pria hanya berada pada baju koko di beberapa tahun kebelakang. Perbedaan nya terlihat jelas sekali antara kebutuhan dan pasar pakaian muslim wanita dan pria.

2. Warna dan border
Busana wanita punya 1001 pilihan mulai dari warna dasar, warna soft, warna pasta hingga warna � warna lain yang dikombinasikan. Bordirannya pun bermacam- macam miasalnya dipercantik dengan renda, payet hingga dikombinasikan dengan brukat dalam beberapa pakaian tertentu. Sedangkan busana pria identic dengan hitam, putih, coklat, serta hanya diberi bordiran putih sekilas seperti motif batik.

3. Keinginan yang berbeda
Minat dari wanita pasti berbeda , jika wanita memilih busana karena model dan harganya, maka pria memilih berdasarkan kualitasnya. Pada dasarnya setiap orang berbeda keinginan, namun dibandingkan pria wanita punya banyak pertimbangan sebelum membeli pakaian. Saat dilemarinya penuh dengan pakaian, wanita akan bilang �gak punya baju� itulah kebiasaan kaum wanita.

Intinya tujuan dari memakai busana muslim ialah untuk menutup aurat, namun seiring perkembangan jaman busana pun di kreasikan sedemikian rupa untuk menarik perhatian para pemakai. Pengusaha akan terus berlomba- lomba untuk berinovasi menciptakan model atau gaya yang unik untuk memikat para konsumen.


Bila disebutkan bahwa wanita memang sering lapar mata saat pergi ke pasar, jawabannya bisa ya dan tidak. Tergantung pada lingkungan mana mereka hidup, tentu lingungan berpengaruh. Pria pun sama halnya seperti itu.

Mau wanita atau pria kembali lagi pada karakter mereka masing- masing, bagaimana memandang tren busana sebagai sesuatu yang special atau biasa- biasa saja. Meskipun pria lebih cenderung cuek terhadap penampilan, sebagian wanita pun merasa cuek pada gaya berbusana. Yang terpenting tetap pada tujuan awal kita memakai pakaian tersebut, ialah untuk menutup aurat dan terhindar dari fitnah dunia.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *